Al-Quran

Listen to Quran

Rabu, 26 September 2012

Brain Cleaning

Ijinkan saya untuk berbagi sebuah teknik bagaimana membersihkan pikiran kita . Nama tekniknya adalah BRAIN CLEANING . Teknik yang SIMPLE , EASY tapi sangat POWERFULL dan EFEKTIF untuk pikiran anda .



Di jaman sekarang dimana kita dibanjiri oleh jutaan informasi setiap saatnya / Information overload, kita hampir tidak bisa menenangkan pikiran kita barang sejenak karena banyaknya informasi yang membanjiri kita . Baik dari TV , radio , koran , majalah , email , BBM , facebook , twitter , billboard dsb . Tahukah anda bahwa kebanyakan informasi yang kita serap setiap saatnya adalah informasi sampah alias useless dan tahukah anda bahwa otak kita perlu istirahat / downtime setiap harinya ? ....bukan seminggu sekali , tiga bulan sekali apalagi setahun sekali . Seberapa sering kah anda merasa seolah-olah anda sudah tidak bisa berpikir jernih lagi ? di saat semakin dipikir rasanya malah semakin rumit dan jalan keluar seperti tidak terpikir lagi oleh kita. Dengan teknik BRAIN CLEANING ini nantinya akan membuat otak anda bisa lebih terorganisasi , efektif dan efisien dalam mengolah informasi sehingga output yang dikeluarkan baik berupa keputusan atau pun pilihan yang anda buat akan lebih berkualitas , anda akan menjadi lebih kreatif , memiliki mental yang kuat , memiliki fokus yang baik terhadap solusi dan lebih memikirkan hal yang positif



Albert Einstein pernah berkata bahwa “ Rata – rata manusia hanya memanfaatkan 10 % saja dari total kapasitas otak yang mereka miliki “ . Bayangkan bila kita bisa memanfaatkan sampai 20 % saja dari total kapasitas otak kita , akan bagaimana perubahan yang bisa terjadi di dalam kehidupan kita . Pasti akan dahsyat efeknya .

Banyak sekali ide-ide hebat muncul disaat Kinerja otak sedang dalam keadaan terbaik yaitu di saat kita tidak sedang mengerjakan apa-apa dan tidak memikirkan sesuatu tidak terlalu berat / relax state.



Teknik yang akan kami bagikan ini sangat berharga dan sudah dipakai oleh banyak ahli dan pembicara sukses di luar sana . Teknik ini hanya memerlukan sarana yang sederhana dan murah untuk anda praktekkan .

Setiap hari rata-rata kita memiliki sekitar 65.000 macam pikiran yang berkeliaran di dalam otak kita tanpa kita sadar dan kadang tidak bisa kita kendalikan . Dan kebanyakan dari 65.000 itu adalah pikiran negatif / LOW ENERGY THOUGHT seperti :

- Cemas

- Ragu-ragu

- Berburuk sangka

- Frustasi

- Takut

- Kebencian

- Cemburu

- Putus Asa

- Rasa bersalah

- Merasa selalu kekurangan

- Dan masih banyak lagi lainnya



Sedang lawannya adalah Pikiran Positif / HIGH ENERGY THOUGHT seperti :

- Rasa senang

- Cinta

- Bahagia

- Penuh apresiasi

- Empati

- Kebebasan

- Hasrat yang tinggi / passion

- Antusias

- Optimis

- Penuh asa

- Tenang

- Memiliki keyakinan

- Berani

- Dan sebagainya



Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tubuh tunduk dan dipengaruhi oleh pikiran dominan yang kita hasilkan. Sehingga kualitas dari apa yang kita pikirkan apakah kita selalu berpikir di HIGH atau LOW Energy akan berpengaruh kepada kinerja dari tubuh kita . Ini berarti apapun yang secara berulang kita pikirkan menghasilkan perasaan atau emosi yang akan dapat dirasakan dan di respon oleh tubuh kita . Pengulangan pikiran yang positif akan menghasilkan emosi yang positif dan begitu pula sebaliknya pengulangan pikiran yang negatif akan menghasilkan emosi yang negatif pula .



Sepanjang hidup anda sampai saat ini tentu sudah tak terhitung lagi banyaknya pikiran negatif yang pernah ada di dalam pikiran anda . Tahukah anda setiap pemikiran kita akan disimpan dan dalam jangka waktu yang lama akan menciptakan semacam tumpukan di dalam pikiran kita yang jika dibiarkan karena ketidak sadaran akan tercipta kabut yang bisa menghambat atau memperlambat kita dalam berpikir atau merespon . Dalam dunia mental science kita menyebutnya “ MENTAL FOG “

Mental Fog ini akan menghalangi anda untuk bisa melihat jauh kedepan dan akan membuat pikiran anda menjadi tidak jelas . Sama persis saat kita sedang mengendarai mobil di tengah cuaca sedang berkabut . Jarak pandang kita akan terbatas dan sulit untuk bisa melihat dengan jelas . Dalam kehidupan nyata Mental Fog menyebabkan kita menjadi tidak jelas terhadap apa yang kita inginkan .



Mental Fog yang dibiarkan dalam jangka waktu lama akan bisa membuat anda kecewa dan stress . Pikiran negatif akan menambah intensitas dari Mental Fog . Pikiran negatif akan memperlambat cara berpikir dan meningkatnya kesulitan dalam memutuskan sesuatu . Pikiran yang tidak dibersihkan dari pikiran negatif ini akan terus bertambah dan anda bawa sepanjang hidup anda . Sehingga makin memperberat situasi yang anda hadapi . Pikiran negatif yang selalu anda bawa ini mengisi ruang-ruang di otak anda yang sebenarnya sangat berharga untuk di isi dengan pikiran negatif dan parahnya pikiran negatif ini memperlambat kerja dari otak anda juga . Mereka mengalihkan perhatian anda dan mengaburkan arti dari apa yang seharusnya penting untuk hidup anda . Jadi berhati-hatilah terhadap apa yang anda masukkan ke dalam pikiran anda mulai saat ini .



Kebanyakan dari kita tidak benar-benar tahu apa yang sebenarnya yang kita inginkan dalam hidup ini. Kebanyakan dari kita terus mengganti-ganti apa yang kita inginkan sehingga akhirnya pikiran kita menjadi tidak focus . Pikiran kita tidak akan bisa mendapatkan apa yang kita inginkan bila kita tidak tahu apa yang sebenarnya kita inginkan dan pikiran kita akan menjadi bingung untuk mewujudkan apa yang kita inginkan bila kita terus menerus mengubah apa yang kita inginkan .



Pikiran anda sangat mirip dengan RAM di komputer yang mengakses banyak informasi dan untuk menjaga agar kinerja komputer anda selalu dalam keadaan baik maka selalu harus di reboot dan di defragment sehingga data – data yang tidak terpakai / useless akan dibuang dan akan tersedia ruang untuk komputer anda menyimpan data lain yang lebih berguna. Hal yang sama berlaku dengan otak anda dimana dia perlu untuk di reboot dan di defragment dengan teknik BRAIN CLEANING hanya hal ini jauh lebih POWERFULL dibandingkan dengan reboot dan defragment pada komputer anda . Karena pikiran anda adalah SUPER COMPUTER yang bisa mengerjakan dan mewujudkan apa saja .



Yang perlu anda siapkan untuk memulai BRAIN CLEANING ini adalah :

- Pulpen

- 3 kertas kosong atau bloknote

- Tepat yang tenang ( tempat dimana anda tidak akan tergangu sehingga bisa berkonsentrasi )



Dilarang keras anda melakukannya dengan komputer ataupun laptop . Karena efek yang dihasilkan akan sangat jauh berbeda .



“Saat anda menuliskan apa yang ada di dalam pikiran , anda sedang menyalurkan energi yang ada di dalam pikiran anda kedalam bentuk tulisan sehingga pikiran yang tadinya berputar-putar di dalam pikiran anda berubah menjadi sesuatu yang real atau secara fisik bisa terlihat “



Ok mari kita mulai teknik BRAIN CLEANING yang pertama :

1. Super TO DO LIST

Di kertas yang pertama tuliskan semua hal yang harus anda lakukan saat ini , satu jam kedepan , dua jam kedepan , satu hari , satu minggu , satu bulan , satu tahun , 2 tahun , 5 tahun dan 10 tahu kedepan . Sebgai contoh bila saat ini anda harus makan maka tulis kan , bila anda teringat harus membayar cicilan rumah minggu depan maka tuliskan . Bila anda harus bicara dengan bos anda maka tuliskan . Beli baju , ceana , kaos kaki , sabun mandi atau apa pun . Tuliskan apa saja yang harus anda lakukan sepanjang hidup anda saat ini dan dimasa depan . Tulislah sebanyak yang anda mampu . Jangan pedulikan walaupun yang harus anda lakukan itu hanyalah tugas ringan atau berat . Tuliskan saja !! . Kerahkan dan peras pikiran anda untuk menemukan apa yang harus anda lakukan . Sampai anda merasa pikiran anda sudah tidak mampu lagi untuk berpikir karenaa semua yang harus anda lakukan sudah anda tulis semua .

Bisanya butuh waktu 30 – 60 menit untuk menuliskan Super TO DO LIST ini . Bisa saja sesuatu yang berhubungan dengan keluarga , bisnis , pekerjaan , hubungan atau apapun . Dan biasanya satu TO DO LIST akan menuntun anda kepada TO DO LIST LAINNYA . Jangan berhenti menulis sampai anda tidak bisa menulis lagi . Kosongkan semua TO DO LIST di dalam pikiran anda tuangkan kedalam tulisan anda .

Setelah anda merasa cukup maka istirahatlah dahulu . Relaks kan tubuh anda , minum teh atau kopi setelah anda merasa siap maka mari kita lanjutkan ke langkah berikutnya



2. SUPER DREAM

Ambil kertas kosong yang kedua dan sekarang tuliskan semua hal yang anda inginkan dan sangat anda inginkan . Apa saja yang anda inginkan dalam hidup ini . Bisa sesuatu yang bersifat material atau non material . Tidak benar atau salah disini . Tuliskan saja semua yang anda inginkan di kertas kedua ini .

Di tahapan yang kedua ini anda diharuskan mengerahkan semua imaginasi kreatif yang anda miliki untuk anda tuliskan di kertas kosong anda . Jangan batasi Imaginasi anda . There’s NO LIMIT . Jika anda ingin hidup di planet MARS , rumah terbesar di bumi , istri yang paling cantik di muka Bumi maka tuliskan lah . Apapun itu !! Bayangkan saja anda bisa menjadi , memiliki dan berbuat apa saja yang anda inginkan . Jangan lupa untuk menuliskan detail dari apa yang anda inginkan . Setelah anda merasa tidak sanggup lagi untuk menulis maka tinggalkan kertas yang berisi tulisan anda . Take a Break dan lupakan apa yang sudah anda tulis . Jangan dipikirkan . Bila anda sudah merasa cukup berenergi maka kembali untuk langkah selanjutnya .



3. SUPER FEAR

Ambil kertas kosong berikutnya lalu sekarang tugas anda adalah menuliskan apa saja yang bisa membuat anda takut dalam menjalani hidup ini . Bisa binatang , personal , financial , imaginary , nyata atau apapun. Apakah anda takut dengan singa , hantu , kecoa atau kegelapan maka tuliskan lah . Gunakan waktu sesuka anda . Tuliskan semua yang anda takuti , kosongkan pikiran anda dari semua hal yang menakutkan anda .

Setelah semua hal yang anda takutkan anda tuliskan maka anda secara sadar membawa semua ketakutan anda ke alam sadar anda . Ketakutan yang selama ini hidup dalam pikiran anda sekarang bisa anda lihat dan dari setiap ketakutan yang anda tuliskan ternyata setelah anda cermati anda sebenarnya bisa mencarikan jalan keluarnya sehingga anda merasa anda seharusnya tidak perlu merasa takut lagi. Istirahatlah dan kembali bila anda merasa sudah cukup bertenaga lagi .



4. READ IT

Langkah ke empat adalah anda membaca semua yang anda atulis dengan suara yang lantang . Membacanya dengan suara lantang akan membuat pikiran anda lebih terorganisir dan teratur . Yang pertama anda baca adalah SUPER TO DO LIST , SUPER DESIRES dan SUPER FEARS . Bila selama anda membacanya telintas pikiran tertentu berkaitan dengan yang anda baca saat itu maka tuliskan juga .



5. FINDING SOLUTION

Setelah anda membaca semua maka sekarang waktunya anda mencari solusi dari setiap yang anda tulis yang sekiranya mampu anda lakukan segera saat ini . Dengan cara ini kita sudah membelokkan oikiran kita untuk lebih focus terhadap solusi dibandingkan dengan semua masalah yang kita sudah tuliskan . Hal ini akan membuat pikiran kita menjadi lebih baik . Sedikit demi sedikit Mental Fog yang kita miliki akan bisa terurai . Pada akhirnya kita akan memiliki pola pikir yang berbeda dari sebelumnya . Sehingga kita akan merespon dengan cara yang berbeda terhadap persoalan yang kita hadapi dan dapat menghasilkan solusi yang lebih efektif , efisien , focus , kreatif dan rasional dari sebelumnya .



6. PRIORITIZE

Buat prioritas dari SUPER TO DO LIST , mana yang sekiranya bisa anda lakukan dalam waktu dekat . Bedakan tingkat urgensi dan kepentingannya .



Lakukan teknik ini beberapa kali dalam 1 tahun maka hidup anda akan menjadi lebih baik dan lebih efisien . Di lain waktu anda melakukannya pasti akan bisa lebih cepat karena pikiran anda sudah menyimpannya dengan baik dan teratur di tempatnya .



Bila anda merasakan manfaat dari teknik BRAIN CLEANING ini maka informasikan kepada teman atau keluarga anda semua .

PANDANGAN ISLAM TERHADAP MUZIK

Nyanyian yang lunak adalah santapan jiwa manusia, menyegarkan otak dan disukai oleh pendengaran. Ia adalah kelazatan bagi telinga sepertimana makanan yang menjadi kelazatan bagi mulut dan perut.

Pemandangan yang indah menjadi kelazatan bagi mata, bauan yang harum menjadi kelazatan bagi hidung dan sebainya. Adakah perkara-perkara yang baik dan lazat ini haram bagi Islam?
Daripada beberapa dalil Qur’an, setiap benda yang baik lazimnya halal. Oleh itu setiap yang baik dipandang oleh jiwa dengan baik, akal manusia yang sejahtera adalah halal sebagai kerahmatan kepada umat Islam ini dan juga kerana kesyumulan, kelengkapan, dan keberkekalan risalah Islam.

Firman Allah (maksud):
“Mereka bertanya kepadamu:Apakah yang dihalalkan bagi mereka? Bagi menjawabnya katakanlah: Dihalalkan bagi kamu yang lazat-lazat serta baik. “(Maaidah: 4)
Hak mutlak menghalal/mengharam sesuatu adalah milik Allah saja: (maksud):
“Katakanlah: Sudahkah kamu nampak baik buruknya sesuatu yang diturunkan Allah untuk manfa’at kamu itu sehingga dapat kamu jadikan sebahagian daripadanyaharam dan sebahagian lagi halal?Katakanlah lagi (kpd mereka):Adakah Allah mengizinkan kepada kamu hanya mengada-ngadakan secara dusta terhadap Allah?” (Yunus:59)

Firman Allah (maksud):
“Sesungguhnya merugilah orang-orang yang membunuh anak-anak mereka kerana kebodohan lagi tidak berilmu (sedang Allah memberi rezki kepada sekelian makhluk); dan rugilah (mereka) yang mengharamkan apa yang telah dikurniakan oleh Allah kepada mereka dengan berdusta terhadap Allah. Sesungguhnya sesatlah mereka dan tiadalah mereka mendapat petunjuk.” (al An’am: 140)

Firman Allah (maksud):
“Dan kehidupan dunia ini hanyalah LAHWUN dan permainan belaka..” (Ankabut: 64)
Rasulullah s.a.w. pernah menasihati Handzalah, Wahai Handzalah, bergurau ada masanya dan serius ada masanya. Saidina Ali ada menasihatkan: Rehatkan hatimu dari masa ke semasa kerana hati jika dipaksa akan menjadi buta. Juga dari Ali KW:Hati juga merasa jemu sepertimana juga badan merasa jemu, maka carilah perkara-perkara yang menarik untuk menghiburkannya. Telah berkata Abu Darda’: Aku menghiburkan diriku dengan sedikit al Lahwu untuk menguatkan diriku dalam melakukan perkara-perkara kebaikan.

KATA IMAM AL GHAZALI:

Apabila diajukan kepada Imam alGhazali apakah nyanyian termasuk al Lahwu? Beliau berkata: Ya begitulah sebenarnya. Sesungguhnya seluruh dunia adalah al lahwu dan permainan dan semua guarauan bersama isteri adalah al lahwu melainkan jima’ yang bertujuan melahirkan zuriat. Begitu juga setiap gurauan yang tidak mengandungi kejahatan dan kemaksiatan, maka ia adalah halal. Sebab itulah ada waktu-waktunya makruh mengerjakan solat nawafil (sunat) untuk memberi kerihatan kepada orang yang sering melakukannya.

Kerihatan sebenarnya menolong utk terus beramal. Sedikit dalam al lahwu dapat menolong seseorang dalam situasi tegang oleh kerana kita tidak akan mampu untuk sentiasa dalam keadaan serius dan kepahitan sepanjang masa kecuali jiwa para Anbiya’.

Maka al lahwu (berhibur seketika) adalah ubat juga bagi jiwa. Maka allahwu sudah semestinya Harus. Tapi al lahwu seperti mana ubat-ubatan yang lain ia tidak boleh diambil secara berlebihan.

Jika al lahwu disertai dengan niat ibadah, ia menjadi ketaatan kepada Allah. Sesiapa yang mendengar nyanyian dan muzikal janganlah menganggapnya sebagai sifat terpuji! Tapi hanya sekadar mendapatkan kelazatan dan kerihatan semata-mata.

Manusia mempunyai tingkatan: perkara-perkara yang harus kepada golongan martabat ABRAR (golongan yang baik) adalah kejahatan kepada golongan muqarrabin ( mereka yang sangat hampir dengan Allah) dan seterusnya.

Oleh itu kita mesti mengambil hukum ‘am/pada kadar yang biasa. Bagi yang mengetahui selok belok cara untuk mengubat hati, cara untuk melembutkan hati dan mendorongnya kepada kebenaran, secara pasti dia juga akan tahu bahawa merihatkan hati dengan perkara-perkara begini (lahwun dan la’ibun) adalah ubat yang berguna yang mesti digunakan (al Ghazali).

Nyanyian adalah Harus (dibolehkan) tapi dalam Acuan Islam . Muzik adalah termasuk dalam perkara tabi’iy (asasi) di sisi fitrah manusia. Ia juga termasuk bab Urf (adat resam sesuatu bangsa); ada bangsa yang amat suka kepada muzik dan nyanyian; Islam tidak menghalang sesuatu yang selari dengan fitrah dan diterima oleh urf (adat) atau cara hidup budaya setempat. (Prof Qardhawi, halal ; haram , juga Fatwa Mu’asirat) Bermain gambus dan nyanyian oleh hamba sahaya sudah diamalkan sejak zaman Ali bin Talib dan tiada yang menegahnya..

Malangnya industri musik seperti juga bidang-bidang lain, ia diterajui oleh Barat yang mempunyai muslihat yang jahat terhadap Islam terutama remajanya. Apabila industri muzik; nyanyian itu diterajui oleh Barat, maka umat Islam perlulah berhati-hati, unsur-unsur yang diketengahkan oleh mereka adalah bertujuan melalaikan manusia, menjatuhkan mereka kepada maksiat dan menjurus kepada manusia meninggalkan kehidupan beragama. Industri muzik Barat juga memperkenalkan pelbagai jenis muzik yang melampau seperti heavy metal, rap, rock, super dance dan lain-lain yang bertentangan dengan fitrah. Ini bertentangan dengan hiburan dalam Islam yang bertujuan memberi sedikit kerehatan kepada jiwa manusia.

Oleh itu rumusannya industri musik dan nyanyian yang harus ialah yang sesuai dengan fitrah manusia, menghibur dan memberi ketenangan kepada jiwa dan mematuhi adab-adab Islam ; ini menuntut kesedaran Islam yang tinggi dari pemuzik dan pencipta lagu Muslim supaya membentuk arahalir industri musik yang tersendiri dan terpisah drpd pengaruh jahat Barat. Sebarang percubaan Barat untuk menghanyutkan umat Islam kepada kemaksiatan, kemudharatan dan kefasikan, mestilah dihalang, menetapi kaedah Masoleh Mursalah (kepentingan awam), Sadd Adz Dhara’iy (menutup pintu-pintu kejahatan) dan Istiqra’ (pungutan suara rakyat) juga Urf (adat budaya tempatan).

PANDANGAN ULAMA’ TERHADAP MUZIK

Ulamak yang paling berautoriti dalam hukum-hukum yang baru utk abad ini ialah al marhum Syaikh Mahmud Syaltut, bekas rektor al Azhar dalam koleksi Fatwanya, alFatawa (terbitan Darul syuruq, Cairo. 1960) ms 355-359 menjelaskan dengan tegas empat perkara tentang muzik:

Pertama: Mendengar dan bermain alat muzik adalah sama (hukumnya) dengan merasa makanan yang lazat, menghidu bau yang harum, melihat pemandangan yang cantik atau mencapai pengetahuan yang tidak diketahui adalah semuanya keseronokan naluri yang dianugrahkan Tuhan kepada manusia. Semuanya memberi kesan menenangkan fikiran apabila kepenatan jasmani dan memberi kesan dalam memulihkan semula tenaga. (Syaikh Syaltut menggunakan hujah Imam alGhazali dalam Ihya Ulumiddin, Jld 2, pg 208.)

Kedua: AlQur’an yang mendasari segala peraturan dan perundangan di atas dasar kesempurnaan dalam Tujuan sentiasa menjaga supaya tidak berlaku keterlaluan dipihak yang tidak menggunakan muzik dan pihak yang menggunakan muzik secara berlebihan. Islam mahukan kesederhanaan.

Ketiga: Fuqaha’ terdahulu membenarkan musik apabila mempunyai konteks yang sesuai seperti muzik iringan ke medan perang, hajji, perkahwinan, perayaan id. Mengikut fuqaha’ Hanafi muzik yang dilarang ialah dengan bersyarat jika ia bercampur dengan sebutan alkohol, gadis penyanyi, fusuq, perzinaan dan keberhalaan. Aku (Syaltut) berpendapat larangan terhadap muzik adalah berdasarkan kpd konteks dan iringannya dengan yang lain dan bukanlah suatu reaksi terhadap muzik itu sendiri.

Keempat: Syaltut memberi amaran bahawa sesiapa yang berani melarang sesuatu perkara yang tidak jelas dilarang oleh Allah. Dalilnya ialah firman Allah dalam surah al A’raf: 32-33. siapakah yang berani mengharamkan perhiasan drpd Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan rezki yang baik-baik?….. hingga akhir.

Kesimpulannnya: secara ‘amnya muzik dibenarkan, jika ada larangan terhadapnya adalah kemalangan atau pengecualian disebabkan perlaku penyalahgunaan terhadap muzik itu sendiri.
Hukum mengenai muzik, pemuzik dan alat muzik mengikut Hujjatul Islam alGhazali (Ihya’ Ulumidin, vol 2, pg 283-301) menjelaskan ada tiga komponen penting yang mempengaruhi hukum muzik yang mungkin berubah dari masa kesemasa: zaman, makan dan ikhwan. ‘Zaman’ merujuk kepada masa, apakah muzik itu melalaikan daripada jihad dan ibadah. ‘Makan’ merujuk kepada suasana, situasi, occasion atau upacara di mana muzik itu dipersembahkan. ‘Ikhwan’: merujuk kepada aktiviti muzik itu; jika dengan muzik itu boleh menyebabkan mereka terdedah kepada manusia yang jahat atau membawa kepada kejatuhan moral.
Menurut al Ghazali inilah tiga komponen yang menjadi neraca bagi muslim di setiap zaman menghukum muzik: zaman, makan dan ikhwan.

Berbalik kepada soalan asal: Apakah alat muzik yang dibenarkan dan yang tidak dibenarkan dalam Islam?
Al Ghazali menjelaskan (Ihya’ Ulumiddin, vol2, pg 271-272): tidak ada keterangan yang jelas dari sunnah yang melarang alat-alat muzik bahkan setengah alat muzik yang mempunyai bunyi yang baik tidak dilarang, ia tidak lebih daripada seperti kemerduan suara burung. Ianya dilarang jika ada hubungan atau dikaitkan dengan kumpulan peminum arak, homoseks dan lain-lain yang dilarang.
Menurut Prof Lamya’ alfaruqui hukum hudud Islam jika seseorang didapati mencuri alat muzik ini berbedza-bedza mengikut madzhab. Misalnya menurut Syaikh Ibn Abu Zaid al Qairawan, Bakhurah alSa’ad menjelaskan pencuri alat muzik tidak boleh dipotong tangannya. Imam Syafi’iy dalam al Umm menjelaskan seseorang yang didapati bersalah memecahkan peralatan muzik tidak boleh dihukum. Manakala menurut sebahagian ulamak sesiapa yang memecahkan seruling atau sebarang alat muzik, ia layak dkenakan hukuman kerana menjual peralatan muzik itu sah di sisi undang-undang Islam.

Kesimpulan dan tarjih:
Menurut Fatwa Syaltut, muzik adalah harus selagi bukan untuk tujuan melalaikan dan maksiat
Menurut al Ghazali, tidak ada perincian syara’ tentang peralatan muzik yang halal dan haram. Ia bergantung kpd zaman(masa), makan(tempat), dan ikhwan(aktiviti muzik); mana-mana alat muzik yang baik dan lunak di dengar adalah harus, dan mana-mana alat muzik yang jelik dan dihubungkan dengan kumpulan manusia yang jahat akhlaknya adalah ditegah.
Hukum muzik, pemuzik dan peralatan muzik akan sentiasa berubah mengikut keadaan umat dan ulamak semasa.

wallahua’lam
Ustaz Azhar Idrus

FALSAFAH DUA KALIMAH SYAHADAH

Assalamualaikum wbt,

Pintu masuk Islam adalah kalimah syahadah. Ini merupakan fakta yang diketahui umum. Apabila seseorang itu mengucapkan dua kalimah syahadah, maka sucilah dia dari dosa-dosanya yang lepas, diharamkan dirinya untuk dibunuh oleh Muslim yang lain, wajib ke atasnya solat lima waktu, berpuasa, zakat dan haji. Wajib juga ke atasnya menurut segala yang diarahkan Allah swt, dan juga meninggalkan segala yang dilarang Allah swt.

Dua kalimah yang pendek dan ringkas ini, nyata-nyata mempunyai pengertian dan falsafah yang sangat mendalam, yang mana mampu menambahkan keimanan, keyakinan dan iktiqad seorang Muslim. Di dalam tulisan kali ini, penulis ingin mengajak kita bersama menghayati falsafah dan makna dua kalimah syahadah La Ilaha Illallah, Muhammadur Rasulullah.

Sebagaimana kaedah yang selalu penulis gunakan di tulisan-tulisan yang lepas, kali ini juga kita akan menggunakan kaedah yang sama, iaitu kita akan melihat satu per satu perkataan-perkataan di dalam dua kalimah syahadah serta hikmah dan pengajaran di sebaliknya, insyaAllah.

Kalimah syahadah La Ilaha Ilallah, terbahagi kepada dua bahagian:-

1) La ilaaha (An-Nafyu, iaitu penafian)

Selalu diertikan dengan ‘tiada Tuhan’. Namun pengertian ini tidak begitu tepat, kerana perkataan ‘Tuhan’ di dalam bahasa Arab ialah ‘Ar-Rob’, sebagaimana di dalam surah Al-Fatihah, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin”, ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam’. Adapun perkataan ‘ilah’, sebagaimana di dalam syahadah bermaksud ‘Tuhan yang selayaknya disembah’. Oleh itu, la ilaaha bermaksud ‘tiada Tuhan yang selayaknnya disembah’.

Adapun bahagian pertama kita kenali sebagai An-Nafyu, iaitu penafian, kerana di dalamnya kita menafikan akan wujud sebarang Tuhan yang layak disembah, dan ditujukan segala amal ibadah.

2) Illa Allah (Al-Itsbaat, iaitu penetapan)

Diertikan dengan maksud ‘melainkan Allah’. Terdapat dua pandangan dari nama datangnya kalimah nama ‘Allah’ itu sendiri, iaitu:-

i) pendapat pertama, mengatakan bahawa perkataan Allah itu berasal dari perkataan ‘Ilah’ yang penulis tuliskan di atas. Dari kata akar ‘Ilah’, datang perkataan Allah. Pendapat ini bukan pendapat yang tepat.

ii) Pendapat kedua, mengatakan bahawa perkataan Allah itu singular, dan plural bagi perkataan Allah ialah ‘Ilah’. Ini juga merupakan pendapat yang kurang tepat.

iii) Adapun pandangan yang ketiga, merupakan pendapat Al-Imam Syafi’e rahimahullah, dan juga majority para ‘ulama, iaitu perkataan Allah itu tiada kata asalnya, dan tiada sebarang perkataan lain yang terbit dari perkataan Allah. Bahkan Allah itu merupakan namanya yang agung, sebagaimana Dia memperkenalkan diriNya kepada Adam, dan juga sebagaimana Dia menggelarkan diriNya di dalam kitab-kitab yang diturunkanNya. Ini merupakan pandangan yang paling tepat dan paling cantik, bersesuaian dengan Allah yang Maha Esa dan mutlak kuasaNya ke atas segala sesuatu, selayaknya dengan kemuliaanNya.

Rukun atau bahagian kedua ini, dipanggil ‘Al-Itsbaat’, iaitu penetapan, kerana di dalamnya kita menetapkan kepercayaan ‘selain Allah’. Bahagian kedua ini, datang secara bersusulan dengan bahagian yang pertama, ‘La Ilaaha’ tadi.

Mengapakah kalimah syahadah ini datang dengan dua bahagian, iaitu penafian, dan kemudian penetapan?

Ini adalah kerana pernyataan yang datang secara gandingan penafian dan penetapan, merupakan pernyataan yang paling kukuh dan tepat. Sebagai contoh, kita katakan,

‘Azri ada di dalam kelas’.

Pernyataan ini menyatakan bahawa Azri ada di dalam kelas, akan tetapi dalam masa yang sama ia tidak menafikan kehadiran orang lain, atau dengan kata lain, mungkin bersama-sama Azri itu, ada orang yang lain di dalam kelas tersebut. Begitu juga kita katakan,
‘Tiada sesiapa pun di dalam kelas’.
Kenyataan ini menyatakan bahawa tiada sesiapapun di dalam kelas, iaitu menafikan secara 100% kehadiran seorang manusia pun di dalam kelas.

Sekarang, cuba kita gandingkan,

‘Tiada seorang manusiapun di dalam kelas tersebut, melainkan Azri’.

Secara tepat dan mutlak, kita fahami dari ayat ini bahawa Azri ada di dalam kelas, wujud, dan tiada seorangpun manusia yang lain selain dari Azri di dalam kelas. Struktur yang kukuh inilah yang digunakan Allah swt di dalam kalimah syahadah, iaitu,

‘Tiada Tuhan yang selayaknya ditujukan segala bentuk ibadah, melainkan Allah’.

Kerana itulah, kita katakan bahawa pernyataan ini adalah struktur yang paling kukuh di dalam menetapkan tiada Tuhan yang selayaknya disembah, melainkan Allah.

Penulis merasakan juga bahawa penting untuk kita ketahui tauhid apakah yang terkandung di dalam syahadah ini. Sebelum itu, secara ringkas akan penulis bawakan tiga pembahagian tauhid, iaitu:-

i) tauhid rububiyah, iaitu tauhid ketuhanan. Sebagaimana namanya, tauhid ini merupakan keimanan manusia bahawa Allah lah Tuhan yang menciptakan bumi dan langit serta segala apa yang ada di dalamnya, seluruh perkara ghaib, dan juga sekalian alam-alam yang kita ketahui dan tidak ketahui, seperti alam rahim, alam roh, alam akhirat, alam barzakh, alam manusia, alam jin dan lain-lain lagi. Tauhid ini merupakan tauhid yang am, kerana hatta orang-orang kafir juga terkandung di dalam hati mereka tauhid ini. Firman Allah swt, “Dan jikalau engkau bertanya kepada mereka (hai Muhammad), ‘siapakah yang mencipta bumi dan langit?’ Secara pasti, mereka akan menjawab ‘Allah’”.

Begitu juga dengan hal Iblis, dia juga beriman dengan tauhid ini. Firman Allah swt tatkala Iblis enggan sujud kepada Adam as, “Engkau (Ya Allah) MENCIPTAKAN DIA (ADAM) DARI TANAH, DAN KAU CIPTAKAN AKU DARI API”. Perhatikan dengan teliti bahawa secara langsung Iblis mengiktiraf bahawa Allah swt lah yang telah menciptakan dirinya dan juga Adam as.

Oleh kerana itu, bukan tauhid ini yang kita katakana terkandung di dalam syahadah kita ‘La Ilaaha Illa Allah’.

ii) tauhid asma’ wa as-sifaat, iaitu tauhid nama-nama dan sifat-sifat Allah. Tauhid ini bermakna kita beriman dan mengakui bahawa Allah mempunyai sifat-sifat dan nama-nama yang baik, 99 yang kita ketahui, dan juga nama-nama dan sifat-sifat Allah yang ghaib dan tidak kita ketahui. Kita hanya mengetahui 99 daripadanya, kerana itu sahaja jumlah yang dibertahukan kepada kita oleh Allah di dalam Al-Quran, dan Rasulullah saw di dalam hadis baginda. Adapun yang selebihnya tidak kita ketahui.

Iblis juga beriman dengan tauhid ini. Firman Allah swt “Dia (Iblis) berkata: Maka dengan KEKUATANMU, (aku bersumpah) akan aku sesatkan mereka (Adam as dan keturunannya) kesemuanya”.

Perhatikan bahawa Iblis bersumpah menggunakan nama dan sifat Allah, iaitu kekuatan (‘Izzah), dan ini merupakan sebahagian dari nama dan sifat Allah. Maka kerana itu, kita katakana bahawa bukan tauhid ini yang kita selitkan di dalam syahadah kita.

iii) tauhid uluhiyyah, iaitu tauhid yang bersifat ‘Ilah. Perhatikan di dalam perbincangan di atas, ‘Ilah itu bermaksud ‘tiada Tuhan yang selayaknya disembah’. Maka dengan itu, pengertian tauhid ini ialah tauhid mengesakan Allah swt, dengan mengakui dengan hati kita bahawa Dialah satu-satunya Tuhan yang selayaknya disembah, dan ditujukan segala bentuk amalan kita, samada keimanan kita denganNya, solat, puasa, haji dan zakat kita, kesemuanya adalah demi Allah swt, tiada selain dariNya.

Tauhid inilah yang membezakan kita dengan orang kafir, kerana hanya orang Islam yang mukmin sahaja yang menujukan segala ibadah mereka hanya kepada Allah Yang Satu.

Maka dengan itu, tauhid jenis inilah, yang kita sertakan di dalam ucapan kita, “Tiada Tuhan yang selayaknya ditujukan segala ibadah kita, melainkan kepada Allah”.

Adapun syahadah kedua, ‘Muhammadur Rasulullah’, ia tidak mempunyai perbahasan yang kukuh dan mendalam sepertimana halnya syahadah pertama.

Ini adalah kerana Yang Esa itu hanyalah Allah swt, adapun para rasul datang dengan silih berganti. Ucapan Muhammad Rasulullah merupakan ucapan yang khas bagi kita umat Muhammad. Ini kerana ucapan beriman dengan rasul ini, silih berganti dengan nabi yang diutuskan kepada umat tersebut.

Sebagai contoh, umat nabi Nuh as akan mengucapkan ‘was asyhadu anna Nuh Rasulullah”, ‘dan aku bersaksi bahawa Nuh itu rasulullah’. Begitu juga dengan umat Musa as, ‘was asyhadu anna Musa Rasulullah’, umat nabi Isa as ‘was asyhadu anna Isa Rasulullah’, dan begitulah dengan kita, ‘was asyhadu anna Muhammada Rasulullah’.

Maka andaikata kita cuba menghuraikan dua kalimah syahadah secara terperinci, maka ianya adalah:

“Aku bersaksi bahawa tiada Tuhan yang selayaknya aku tujukan segala bentuk amal ibadahku, dari hatiku, lidahku, amalanku, melainkan kepada Allah, dan aku bersaksi bahawa Muhammad itu pesuruh Allah, yang telah Allah lantik untuk menyampaikan risalah dan syariatNya, dan dengan pengakuan ini aku cerminkan di dalam setiap tingkah laku seharianku sebagai orang yang berserah diri kepada Allah dan mengikuti ajaran Rasulullah saw”.

Persoalan terakhir, apakah kaitannya di antara dua kalimah syahadah dan amal ibadah kita?

Penulis teringat satu falsafah dan pandangan yang dikemukakan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah. Beliau menyebut bahawa syarat diterima ibadah kita oleh Allah swt, mempunyai dua syarat yang boleh kita fahami dari dua kalimah syahadah yang mana kita berpegang dengannya, iaitu:-

i) dari syahadah pertama, la ilaaha illa Allah, terkandung di dalamnya ikhlas. Dan ikhlas yang dimaksudkan di dalam pengertian syariat ialah tauhid, bukan ‘membuat sesuatu tanpa mengharapkan balasan’. Itu cuma merupakan istilah awam yang kita guna pakai seharian.

Ertikata ikhlas yang sebenar, sebagaiman firman Allah swt, “Dan tidaklah mereka (manusia) itu diarahkan (dengan sesuatu), melainkan agar mereka menyembah Allah dengan hati yang ikhlas kepadanya, agama yang murni”.

Al-Quran sendiri telah menafsirkan ertikata ikhlas ini, di dalam surah yang sangat masyhur, iaitu “Qul huwaallahu ahad, Allahus samad, Lam yalid walam yuulad, walam yakuullahu kufuan ahad”. ((Katakanlah (hai Muhammad) bahawa Allah itu Esa, Allah tempat meminta, Dia tidak melahirkan (anak) dan tidak pula Dia dilahirkan (oleh ibu atau bapa), dan tidak ada baginya saingan walau seorangpun)).

Perhatikan bahawa kandungan surah ini padat dengan ajaran tauhid, dan nama bagi surah ini ialah AL-IKHLAS. Maka jelas, bahawa erti al-ikhlas yang paling tepat ialah AT-TAUHID.

ii) syahadah yang kedua mengandungii maksud ‘ittiba’, iaitu mengikuti cara dan garis panduan yang telah digariskan oleh pesuruh Allah, Muhammad Rasulullah saw. Sesungguhnya Allah lah yang menurunkan kepada Rasulullah, apakah ibadah yang Dia mahukan dari hambaNya, bagaimanakah ibadah tersebut, dan bagaimanakah cara perlaksaan ibadah tersebut. Seterusnya Rasulullah saw menunjukkan kepada kita bagaimana cara perlaksanaannya, maka WAJIBLAH bagi kita mengikuti secara tepat cara yang ditunjukkan oleh Rasulullah saw. Ini kerana andai kita cuba melakukan sesuatu selain dari yang diajarkan Rasulullah, bererti kita telah lari dari konteks yang Allah mahukan dari kita, atau dengan kata lain, ibadah kita tidak diterima.

Benarlah sabda Nabi saw di dalam menyokong hal ini, di dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, “Sesiapa yang beramal dengan amalan yang bukan dari kami (iaitu bukan dari contoh yang ditunjukkan Nabi saw dan para sahabat) maka amalan itu tertolak (tidak diterima Allah)”. Juga sabda baginda saw “Sesiapa yang mengada-adakan sesuatu yang baru di dalam hal kami ini (iaitu Islam) maka ianya tertolak (tidak diterima Allah)”.

Kerana itu, Ibnu Qayyiim menyimpulkan bahawa dua syarat diterima ibadah ialah, 1)isi hati yang tauhid kepada Allah swt, dan 2) mengikut cara ibadah yang ditunjukkan Muhammad Rasulullah saw.

Sambung Imam Ibnu Qayyim juga, syirik itu adalah musuh ketat dan lawan kepada tauhid, oleh itu sesiapa yang berlaku syirik kepada Allah, bererti dia telah mengingkari pengakuaanya syahadahnya yang pertama. Kerana itu kita dapati bahawa amalan syirik merupakan amalan yang mengeluarkan seseorang itu dari Islam.

Begitulah juga, lawan dan musuh ketat bagi mengikuti cara Rasul saw, ialah bidaah (iaitu mengada-adakan bentuk ibadah yang baru, yang tidak pernah ditunjukkan rasul saw). Maka sebagaiman syirik adalah pembatal syahadah pertama, amalan bidaah merupakan pembatal syahadah kedua.

Kesimpulannya, syirik dan bidaah, merupakan musuh no 1 bagi setiap Muslim yang beriman dengan Allah, RasulNya dan Hari Pembalasan.

Demikianlah sahaja coretan penulis buat masa kini. Semoga dapat dimanfaatkan bersama.

Sesungguhnya di dalam diri penulis, amat-amat mengharapkan agar kita semua bersama-sama mencari semula sunnah baginda saw. Hanya melalui sunnah baginda saw, kita semua mampu beroleh kebaikan di dunia dan di akhirat.

Ya Allah…sesungguhnya setiap hati yang bernyawa di muka bumi ini, samada dari kalangan jin atau manusia, adalah milikMu sepenuhnya. Engkau berikan hidayah kepada sesiapa yang Kau mahu, dan Kau sesatkan sesiapa sahaja yang Kamu mahu. Maka hindarkanlah kami dari najis syirik dan bidaah, sesungguhnya kami berlindung denganMu darinya.

Ya Allah…mencintai sunnah nabiMu Muhammad saw adalah sebahagian dari keimanan, bahkan itulah kunci bagi kami beroleh rahmat dan kasih sayangMu, di dunia dan di akhirat.

Ya Allah…kecintaanku padaMu melampaui kecintaanku kepada segala sesuatu, dan sungguh cintaku kepada kekasihMu Muhammad saw melebihi kecintaanku kepada sesiapapun di dunia ini. Sungguh aku berharap agar dapat kupupuk diri ini mengikuti jejak langkahnya…ya Allah bantulah aku dalam merindui dan menyintai dirinya.

Ya Allah…bantulah aku di dalam mengerjar cintaMu…Engkau berkata bahawa mereka yang banyak beramal dengan sunnah akan Engkau cintai…Ya Allah di saat aku membandingkan amalanku dengan kemurnian para rasul dan sahabat-sahabat mereka, terasa diriku jauh dariMu…maafkanlah kesalahan dan kekuranganku, dan walau sejauh manapun diriku dariMu, Engkau tetap tempat aku bergantung harapan, tempat aku meminta, mengadu dan memohon belas simpati.

Ya Allah…perkenankanlah doaku…andaikata Kau enggan mendengar permintaanku, maka kepada siapa lagi harus aku memohon…?

Allahumma Amin.

Ya Allah…sudahkah aku sampaikan pesananMu…?

Ustaz Mohd Azri bin Mohd Nasaruddin merupakan salah seorang ahli pasukan Penyelidikan & Pembangunan (R&D) Madrasah Al-Wahidah yang bertanggungjawab menggubal sukatan pelajaran bagi Program Pendidikan I-LIFT yang menawarkan pakej pendidikan berteraskan Islamisasi dan Integrasi Ilmu di peringkat taska, tadika & KAFA. Beliau juga merupakan fellow UniMAP, sedang menyambung pengajian di peringkat Ph.D Al-Quran & Sunnah (USIM). Penulis boleh dihubungi melalui www.al-wahidah.com & www.abu-intisaar.blogspot.com

By: Ustaz Mohd Azri Bin Mohd Nasaruddin

Dua Puluh Amalan Membuka Pintu Rezeki

Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi punca kebaikan dunia dan akhirat. Diantaranya:


1. Menyempatkan diri beribadah
Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam hadis qudsi:
“Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu.” (Riwayat Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah .a.)

2. Memperbanyak istighfar
Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah, yang menjadi sebab Allah jatuh kasih dan kasihan pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba. Sabda Nabi s.a.w.:
“Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah s.w.t akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas .a.)

3. Tinggalkan perbuatan dosa
Istighfar tidak laku di sisi Allah jika masih buat dosa. Dosa bukan saja membuat hati resah malah menutup pintu rezeki. Sabda Nabi s.a.w.:
“… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki kerana dosa yang dibuatnya.” (Riwayat at-Tirmizi)

4. Sentiasa ingat Allah
Banyak ingat Allah buatkan hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah beri kepada orang beriman. Firman-Nya:
“(iaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah . Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.” (Ar-ra’d: 28)

5. Berbakti dan mendoakan ibu bapa
Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah s.a.w. berpesan agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, hendaklah berbakti kepada ibu bapanya dan menyambung tali kekeluargaan. Baginda s.a.w. juga bersabda:
“Siapa berbakti kepada ibu bapanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah akan memanjangkan umurnya.” (Riwayat Abu Ya’ala, at-Tabrani, al-Asybahani dan al-Hakim)
Mendoakan ibu bapa juga menjadi sebab mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Nabi s.a.w.:
“Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya nescaya terputuslah rezeki (Allah ) daripadanya.” (Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)

6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah
Berbuat baik kepada orang yang lemah ini termasuklah menggembirakan dan meraikan orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga isteri dan anak-anak yang masih kecil. Sabda Nabi s.a.w.:
“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)

7. Tunaikan hajat orang lain
Menunaikan hajat orang menjadi sebab Allah lapangkan rezeki dalam bentuk tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Nabi s.a.w.:
“Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya…” (Riwayat Muslim)

8. Banyak berselawat
Ada hadis yang menganjurkan berselawat jika hajat atau cita-cita tidak tertunai kerana selawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesukaran serta meluaskan rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat. Wallahu a’lam.


9. Buat kebajikan banyak-banyak
Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya kepada hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Manakala kejahatan pula boleh menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya.”


10. Berpagi-pagi
Menurut Rasulullah s.a.w., berpagi-pagi (memulakan aktiviti harian sebaik-baik selesai solat Subuh berjemaah) adalah amalan yang berkat.


11. Menjalin silaturrahim
Nabi s.a.w. bersabda:
“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya.” (Riwayat Bukhari)


12. Melazimi kekal berwuduk
Seorang Arab desa menemui Rasulullah s.a.w. dan meminta pedoman mengenai beberapa perkara termasuk mahu dimurahkan rezeki oleh Allah . Baginda s.a.w. bersabda:
“Sentiasalah berada dalam keadaan bersih (dari hadas) nescaya Allah akan memurahkan rezeki.” (Diriwayatkan daripada Sayidina Khalid al-Walid)


13. Bersedekah
Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah buka pintu rezeki. Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam:
“Hai Zubair, ketahuilah bahawa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, nescaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, nescaya Allah menyedikitkan baginya.” (Riwayat ad-Daruquthni dari Anas .a.)


14. Melazimi solat malam (tahajud)
Ada keterangan bahawa amalan solat tahajjud memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang itu dipercayai dan dihormati orang dan doanya dimakbulkan Allah .


15. Melazimi solat Dhuha
Amalan solat Dhuha yang dibuat waktu orang sedang sibuk dengan urusan dunia (aktiviti harian), juga mempunyai rahsia tersendiri. Firman Allah dalam hadis qudsi:
“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)


16. Bersyukur kepada Allah
Syukur ertinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah . Lawannya adalah kufur nikmat. Allah berfirman:
“Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, nescaya Aku tambahi nikmat-Ku kepadamu, dan demi sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku amat keras.” (Ibrahim: 7)
Firman-Nya lagi: “… dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (Ali Imran: 145)


17. Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran tertentu
Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma’ul husna selain menenangkan, menjenihkan dan melunakkan hati, ia mengandungi fadilat khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan rezeki.
Misalnya, dua ayat terakhir surah at-Taubah (ayat 128-129) jika dibaca secara konsisten tujuh kali setiap kali lepas solat, dikatakan boleh menjadi sebab Allah lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.
Salah satu nama Allah , al-Fattah (Maha Membukakan) dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika diwiridkan selalu; misalnya dibaca “Ya Allah ya Fattah” berulang-ulang, diiringi doa: “Ya Allah , bukalah hati kami untuk mengenali-Mu, bukalah pintu rahmat dan keampunan-Mu, ya Fattah ya ‘Alim.” Ada juga hadis menyebut, siapa amalkan baca surah al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kepapaan. Wallahu a’lam.


18. Berdoa
Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah , penuh bergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya. Dalam al-Quran, Allah suruh kita meminta kepada-Nya, nescaya Dia akan perkenankan.


19. Berikhtiar sehabisnya
Siapa berusaha, dia akan dapat. Ini sunnatullah. Dalam satu hadis sahih dikatakan bahawa Allah berikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tapi agama hanya Allah beri kepada orang yang dicintai-Nya saja. (Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)
Bagi orang beriman, tentulah dia perlu mencari sebab-sebab yang boleh membawa kepada murah rezeki dalam skop yang luas. Misalnya, hendak tenang dibacanya Quran, hendak dapat anak yang baik dididiknya sejak anak dalam rahim lagi, hendak sihat dijaganya pemakanan dan makan yang baik dan halal, hendak dapat jiran yang baik dia sendiri berusaha jadi baik, hendak rezeki berkat dijauhinya yang haram, dan sebagainya.


20. Bertawakal
Dengan tawakal, seseorang itu akan direzekikan rasa kaya dengan Allah . Firman-Nya:
“Barang siapa bertawakal kepada Allah , nescaya Allah mencukupkan (keperluannya) .” (At-Thalaq: 3)
Nabi s.a.w. bersabda:
“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab .a.)


Kesemua yang disebut di atas adalah amalan-amalan yang membawa kepada takwa. Dengan takwa, Allah akan beri “jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkan) , dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya.” (At-Talaq: 2-3)


Pendek kata, bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam ertikata yang sebenarnya, kuncinya adalah buat amalan-amalan takwa. Amalan-amalan ini menjadi sebab jatuhnya kasih sayang Allah , lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.
Sumber: hanan.com.my

Isnin, 24 September 2012

Antara Sunnah Dan Kacang Soya

Kita selalu digambar-gemburkan dengan kandungan dan kebaikan soya yang mengandungi nutrien penting dan protein, tapi kali ni saya nak kongsi sebaliknya. Hakikatnya, soya sebenarnya mengandungi kandungan bahan kimia yang berbahaya. Terutama sekali untuk kaum wanita.Nabi SAW mengamalkan pemakanan sunnah seperti kurma, kismis dan lain-lain. Tetapi kita telah dipalingkan daripada pemakanan sunnah oleh golongan tertentu sehingga yg baik tidak diambil, sebaliknya kita disogokkan oleh musuh Islam dengan matlamat untuk melariskan barangan mereka.

Antara keburukan kacang soya:

•Meningkatkan risiko penyakit barah payudara (breast cancer) di kalangan wanita.

•Berupaya mempengaruhi dan melembapkan minda/otak.

•Punca kepada proses pertumbuhan luar biasa untuk bayi dalam kandungan dan kanak-kanak.



Kajian menunjukkan kacang soya mengandungi satu bahan kimia yang menyerupai hormon estrogen (yakni hormon wanita). Bahan kimia ini jika diambil berlebihan mampu mengubah perkembangan seksual / sexual development.

FAKTA: 2 gelas susu soya sehari, dalam masa sebulan, adalah cukup untuk mengubah masa kitaran haid wanita!

Kacang soya mengandungi satu susunan fotokimia iaitu komponen yang aktif secara biologi yang terhasil dari tumbuh-tumbuhan yang mengagumkan, dan susunan yang paling menarik ialah satu chemical bernama isoflavone komponen / sebatian kimia yang dikaji dapat melegakan symptom menopous, mengelak kanser, memperlahankan kadar osteoporosis dan mengurangkan risiko penyakit jantung.)

Walaubagaimanapon, kandungan isoflavone ni bukan senang-senang dapat diekstrak dari kacang soya. Hanya selepas menjalani proses penapaian (fermentation) yang lengkap, barulah dapat menghasilkan isoflavone, yang dapat dihadam dengan sempurna dalam sistem penghadaman manusia. Dalam erti kata lain, kacang soya yang tidak menjalani proses penapaian sempurna, mempunyai kurang kandungan isoflavone dan tidak sesuai untuk diminum.

Secara semulajadinya, semua kekacang mempunyai satu bahan kimia bernama phytic acid yang merupakan satu bahan anti-nutrien. Phytic acid mampu menghalang penyerapan mineral tertentu seperti magnesium, kalsium, zat besi dan zink. Laporan perubatan menunjukkan penduduk Negara Dunia Ketiga yang banyak mengambil kacang soya, mempunyai kekurangan mineral-mineral tersebut dalam badan. Malah, kandungan bahan ini dalam kacang soya adalah lebih berbanding kekacang lain.

Kacang soya juga mengandungi bahan kimia hemagluttinin yang membentuk jaringan virus H1N1 dan sekuel-sekuel nya dan perencat tripsin yang merencatkan pertumbuhan manusia (di peringkat kanak-kanak). Bahan ini dapat di deaktifkan dengan proses penapaian. Antara produk dari kacang soya yang menjalani proses penapaian ialah tempe .

Keadaan ini juga bukan satu berita baik untuk kanak-kanak yang mengambil susu berasakan soya. Sesetengah ibu bapa menggantikan susu tepung (susu lembu) dengan susu berasaskan soya, tapi ia bukanlah sebaik yang disangka.

Menurut Dr Jill Shneider, Prof Madya Sains & Biologi di Lehigh University, Betlehem, Pensylvania, bayi yang alergik kepada susu lembu tapi diberi susu berasaskan soya merupakan satu keadaan yang berbahaya.

Satu kajian makmal dibuat ke atas tikus putih menunjukkan isoflavone yang bertindak sebagai hormone estrogen dalam kacang soya mampu mempercepatkan proses tumbesaran tikus makmal.

Chemical ni kurang baik untuk bayi kerana ia bertindak seperti estrogen yang mengawal pertumbuhan lelaki dan wanita dewasa. Senang cakap, seolah-olah menggalakkan ia bayi membesar lebih cepat dari kadar yang sepatutnya.

FAKTA: Dikatakan, bayi yang diberi minum susu berasaskan soya menghadam phytoestrogen dari kacang soya, seolah-olah bayi tersebut menerima 5 biji pil perancang dalam sehari! Pergh!

FAKTA: Pada 1991, penyelidik Jepun melaporkan bahawa penggunaan soya serendah 30 gram sehari atau 2 sudu makan, untuk sebulan, boleh menyumbang kepada peningkatan hormone tiroid, yang menyebabkan kanser tiroid.





Artikel ini sedikit sebanyak telah membuka mata kita tentang kacang soya yang sering digembar-gemburkan sebagai bahan kekacang yang berkhasiat. Fikirkan :)

Jin ifrit mencuri cincin nabi sulaiman

Salah satu daripada mukjizat yang diberikan oleh Allah swt pada Nabi Sulaiman a.s. adalah tertulis pada cincinnya namanya dan nama Allah swt. Adapun setiap sesuatu yang tertulis padanya nama para Nabi dan nama Allah tidak boleh dibawa ke sebarang tempat seperti tempat-tempat yang hina seumpama tandas, tempat-tempat maksiat dan seumpamanya juga tidak boleh dipakai ketika tidur dan ketika berhadas besar.



Kerajaan Nabi Sulaiman a.s. masyhur serta luas kekuasaannya sehingga anginpun tunduk atas segala perintahnya. Maka ini memudahkan Nabi Sulaiman a.s. untuk pergi ke suatu tempat yang dihajati dengan tidak perlu berkenderaan. Cukup sekadar memerintahkan angin membawanya terbang di atas permaidani sekiranya baginda yang diiringi oleh pembesar-pembesar kerajaannya mahu menziarahi daerah kekuasaan baginda yang luas itu.



Pada suatu hari, Nabi Sulaiman a.s. bersama pembesar-pembesar kerajaannya pergi menziarahi salah sebuah daerah kekuasaan baginda dengan berkenderaan permaidani yang diterbangkan angin sehingga baginda melalui sebuah perkampungan nelayan yang terletak di tepi laut. Ketika itu kelihatan penduduknya sedang menjemur ikan. Di antaranya terdapat gadis-gadis yang turut serta menjemur ikan. Dari kalangan para gadis itu, ada seorang gadis yang amat hitam rupanya dan tidak menarik perhatian kaum lelaki.



Apabila Nabi Sulaiman a.s. dan para pembesarnya melalui tempat itu, maka penduduk kampung menjadi kehairanan kerana tiba-tiba sahaja cuaca menjadi redup. Lalu merekapun mendongak dan mendapati rombongan Nabi Sulaiman a.s. sedang melalui kawasan itu.



Sedang mereka dalam keadaan itu, berkatalah gadis yang hitam rupanya tadi: “Alangkah bahagianya aku sekiranya aku menjadi permaisuri Nabi Sulaiman a.s.”



Apabila teman-temannya yang lain mendengar ucapan gadis itu, mereka lalu mentertawakannya dan mengejeknya dengan kata-kata menghiris hati: “Wahai gadis tidak tahu diri, sesungguhnya hasratmu sekadar impian. Rupamu yang hitam langsung tidak menarik perhatian. Inikan pula mahu bersuamikan Nabi Sulaiman yang hebat kedudukannya. Sedangkan kami yang mempunyai wajah menarik tidak bercita-cita untuk menjadi permaisuri baginda. Apakah engkau tidak sedar bahawa orang-orang lelaki di kampung kita inipun belum tentu mahu beristerikan engkau yang hitam legam lagi tidak menarik hati? Cukuplah engkau berangan-angan!” Riuh rendahlah suara mereka mentertawakan si gadis hitam tadi.



Mendengarkan cemuhan dan hinaan mereka, merasa sayulah hati gadis yang malang itu. Dirinya ibarat pungguk merindukan bulan. Rupa yang buruk tidak dipinta. Akhlah yang baik lebih utama.



Setelah Nabi Sulaiman a.s. bersama pembesar-pembesarnya selesai dari menjelajah ke daerah kekuasaan baginda, merekapun balik ke rumah masing-masing.



Setibanya Nabi Sulaiman a.s. di istananya, baginda berhajat untuk ke tandas. Sebelum itu, baginda melucutkan cincin yang bertuliskan nama Allah dan namanya, lalu diserahkan pada isterinya.



Pada masa itulah datang jin Ifrit menyerupakan dirinya sepertimana Nabi Sulaiman a.s, lalu menemui isteri baginda dan berkata: “Wahai isteriku, ambilkan cincinku tadi.” Tanpa merasa ragu, isteri baginda menyerahkan cincin itu pada Ifrif kerana menyangka dirinya Nabi Sulaiman a.s.



Apabila Nabi Sulaiman a.s. selesai melepaskan hajatnya, baginda meminta dikembalikan cincinnya tetapi isterinya berkata: “Sesungguhnya telah aku kembalikan sebentar tadi.” Nabi Sulaiman a.s. diam kehairanan. Kemudian baginda berkata: “Baru inilah aku meminta kembali cincin itu.” Tetapi isteri baginda tetap mengatakan bahawa ia telah diserahkan.



Nabi Sulaiman a.s. merasa serba salah dan curiga. Kemungkinan cincin itu telah dicuri oleh seorang yang menyamar sebagai diri baginda kerana isterinya tidak mempunyai alasan untuk menyerahkan barang kepunyaannya kepada sesiapapun jua.



Adapun Ifrit setelah ia mencuri cincin tersebut, iapun masuk ke dalam istana kerajaan dan duduk di singgahsana sambil memerintah rakyat Nabi Sulaiman a.s. ke istana dan mendapati seorang yang menyerupai dirinya duduk di atas singgahsana. Maka fahamlah baginda kedudukan perkara.



Lalu baginda berkata: “Wahai rakyatku sekalian, sesungguhnya akulah Sulaiman, raja kamu yang sebenar.”



Jawab rakyatnya: “Tidak, raja itulah yang sedang memberi ucapan. Kamu bukan raja kami. Raja Sulaiman yang sebenar adalah dia yang duduk di kerusi singgahsana. Kamu pendusta!”



Apabila rakyatnya tidak percaya lagi pada baginda, maka baginda pun pergi meninggalkan istana, menuju dari sebuah perkampungan ke perkampungan yang lain dan menyatakan dirinya sebagai Raja Sulaiman tetapi kesemua mereka menafikannya.

Akhirnya baginda pergi ke sebuah kampung nelayan yang terletak di tepi laut, lalu baginda menyatakan hajatnya untuk turut bekerja sebagai nelayan kepada seorang nelayan di tempat itu. Nelayan itu menerima hajat baginda tanpa menyedari bahawa ia sedang berhadapan dengan Raja Sulaiman.



Nabi Sulaiman a.s. menjalani kehidupannya sebagai seorang nelayan dengan baik dan baginda bekerja bersungguh-sungguh tanpat mengenal jemu dan penat sehingga menghasilkan pendaptan yang lumayan dengan nelayan itu.



Pada suatu hari, ketika baginda duduk berehat menunggu waktu makan tengahari, baginda tertidur oleh sebab keletihan.



Tidak lama kemudian, datanglah anak gadis nelayan tersebut membawa makanan tengahari. Berkata si nelayan kepada anaknya: “Wahai anakku, panggillah Sulaiman untuk makan tengahari bersama kita.”



Gadis tersebutpun pergilah mendapatkan baginda yang sedang tidur sambil dikipas oleh seekor ular dengan sehelai daun. Alangkah terkejutnya gadis itu melihat keadaan yang luar biasa ini, lalu segera dikhabarkan kepada ayahnya. Apabila si nelayan menyaksikan sendiri perkara itu, ia pasti baginda bukan sebarangan orang tanpa mengesyaki baginda adalah raja Sulaiman. Mereka meninggalkan baginda sendirian sehingga akhirnya baginda terjaga dari tidurnya dan merekapun menghadapi hidangan tengahari bersama-sama.



Setelah beberapa lama Nabi Sulaiman tinggal nelayan, maka nelayan itu bermaksud untuk mengahwinkan anaknya dengan baginda. Nabi Sulaiman as tidak pula menolak kehendak nelayan itu. Maka hiduplah Nabi Sulaiman a.s. bersama gadis hitam yang pernah bercita-cita untuk menjadi isterinya suatu masa dahulu sebagai suami isteri yang sah tanpa gadis itu menyedari bahawa Tuhan telah menjadikan impiannya suatu kenyataan.



Manakalah di istana yang telah ditinggalkan baginda, Ifrit menyamar sebagai Nabi Sulaiman as memberikan pengajaran yang menyesatkan manusia. Berpunca dari amarannya yang jahat itu, Ifrit tidak sanggup menyimpan cincin baginda yang dicurinya itu, kerana khianatnya cincin itu lalu dicampakkannya ke dalam laut yang kemudiannyaditelan oleh seekor ikan. Ifrit meninggalkan takhta kerajaan. Ketika itulah orang ramai baru menyedari kepalsuan orang yang selama ini mengaku dirinya Raja Sulaiman rupanya jin yang menyamar sebagai baginda.



Segala sesuatu hanya Allah swt yang menentukan.



Sebagaimana biasa, nelayan dan Nabi Sulaiman as keluar menangkap ikan sebagai memenuhi keperluan hidupnya. Kebetulan pada hari itu, masuklah ikan yang menelan cincin Nabi Sulaiman as ke dalam pukat mereka. Menjelang senja, kembalilah mereka ke rumah. Sebahagian daripada ikan yang ditangkap hari itu mereka jemur manakala sebahagian lagi dijadikan hidangan makan malam.



Tatkala isteri baginda menyiang ikan yang akan dimasak malam itu, tiba-tiba ditemui dalam perut ikan itu sebentuk cincin yang bertuliskan nama Nabi Sulaiman as dan nama Allah.



Segeralah isteri baginda mengkhabarkannya. Demi melihat baginda akan cincin itu, baginda terus mengucap syukur sebanyak banyaknya kepada Tuhan kerana haknya telah dikembalikan tanpa ia duga sementara rasa kasih terhadap isterinya semakin bertambah.



Setelah cincin itu disarungkan, barulah rakyat baginda meyakini bahawa baginda adalah sebenarnya Raja Sulaiman.



Nabi Sulaiman as bermaksud untuk kembali ke istana dan melihat keaaan rakyat baginda yang telah lama ditinggalkan. Baginda juga berhasrat untuk membawa isteri baginda bersama-sama tetapi merasa keberatan kerana ditakuti isterinya akan menjadi bahan ejekan berpunca dari kehitaman rupanya itu. Baginda lalu berdoa kepada Allah Taala supaya mengubah rupa isterinya yang hodoh itu menjadi cantik. Doa baginda dimakbulkan sehingga merasa cemburulah teman-teman yang pernah menghina dan mengejek isterinya dahulu.



Baginda beserta isterinya kembali ke istana dengan disambut meriah oleh rakyat jelata yang telah menyedari kesilapan meraka.



Kemudian pada suatu hari, dikumpulkanlah sekalian rakyatnya, baik dari golongan manusia, jin dan juga binatang kerana Nabi Sulaiman ingin mengetahui siapakah yang telah mencuri cincin baginda dan menyesatkan rakyat dengan perbuatan durjana. Sesiapa yang telah melakukan kesalahan pasti takut untuk bertemu dengan baginda.



Setelah sekalian rakyat berkumpul, ternyata yang tidak hadir aalah jin Ifrit. Dengan ini, diisytiharkan bahawa Ifritlah yang telah mencuri cincin baginda. Mendengar kenyataan ini, merasa marahlah golongan jin terhadap Ifrit kerana telah memalukan bangsa mereka di khalayak ramai. Lalu Nabi Sulaiman as memerintahkan beberapa orang bangsa jin untuk menangkap Ifrit. Bangsa jin yang diperintah itu segera pergi mencari tempat persembunyian Ifrit.



Akhirnya ditemui Ifrit bersembunyi di batu karang di dasar lautan. Ifrit lalu dihadapkan kepada Nabi Sulaiman as dan baginda menghukum sesuai dengan kesalahannya.

Jangan Campurkan Susu dengan Teh

Kompas.com - Selain air putih, teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Kandungan antioksidan, vitamin, dan komponen lain dalam teh membuat teh dipercaya sebagai minuman untuk meningkatkan fungsi imun dan mencegah kanker.

Beberapa penelitian juga menunjukkan teh bisa mencegah gigi berlubang, menjaga kadar gula darah, dan menyehatkan jantung.

Di banyak tempat, teh seringkali disajikan bersama dengan susu. Walau hasilnya lebih nikmat, tetapi penelitian menyebutkan menambahkan susu ke dalam teh bisa mengurangi kandungan berkhasiat dalam teh.

Dalam studi yang dipublikasikan di The European Heart Journal, para peneliti menguji 16 orang dewasa sehat yang diminta minum secangkir teh hitam, teh hitam dicampur sedikit susu tanpa lemak, serta air yang dimasak. Kemudian fungsi vaskular para responden diukur.

Jika dibandingkan dengan air, teh hitam secara signifikan meningkatkan fungsi arteri. Tetapi penambahan sedikit susu malah menyebabkan khasiat teh itu tidak tampak.

Para peneliti kemudian mengulanginya pada tikus dan mendapatkan hasil yang sama. Menurut para ahli, protein dalam susu akan mengikat dan menetralisir antioksidan dalam teh. Susu malah berbanding terbalik dengan manfaat teh bagi fungsi vaskular.

Kerugian tersebut bukan cuma disebabkan oleh susu sapi saja, tapi juga oleh susu kedelai. Protein dalam susu kedelai juga menetralisir antioksidan teh. Karena itu jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari teh, mungkin teh dan susu sebaiknya diminum terpisah.
__._,_.___